Arti Dividen Saham Yang Perlu Kamu Ketahui dan Cara Perhitungannya

Arti Dividen Saham Yang Perlu Kamu Ketahui dan Cara Perhitungannya

Arti Dividen Saham – menjadi investor saham menjanjikan banyak keuntungan. Selain potensi mendapatkan capital gain, kamu juga berkesempatan mendapatkan dividen dari saham yang kamu miliki. Karena alasan itulah, banyak orang memilih investasi saham karena selain bisa menjadi alat investasi jangka panjang, saham juga bisa menjadi sumber penghasilan tambahan yang nominalnya lumaya.

Arti Dividen Saham Yang Perlu Kamu Ketahui dan Cara Perhitungannya

Dalam dunia saham, dikenal istilah dividen. Apa itu dividen? Bagaimana perhitungannya? Di bawah ini penjelasan arti dividen saham yang perlu kamu ketahui:

Arti Dividen dalam Investasi Saham

Dividen saham pada dasarnya merupakan pembagian laba untuk para pemegang saham. Dividen saham merupakan laba yang dibagikan oleh perusahaan kepada pemilik saham, biasanya dibagikan dalam bentuk uang tunai atau saham.

Misalkan perusahaan X menghasilkan laba sekian triliun dalam setahun, maka laba itu nantinya akan masuk ke kantong masing-masing pemegang saham, sekalipun kamu hanya punya 1 lot (100 lembar saham).

Return dalam bentuk dividen ini bisa sangat besar jika kamu memiliki saham dalam jumlah besar pula. Dividen saham juga biasanya dibagikan setahun sekali setelah rapat pemegang saham. Sebagai contoh, kamu punya saham sebanyak 200 lot di emiten BBRI (Bank BRI)

Perhitungan Dividen Saham

Dividen saham biasanya dibagikan dalam bentuk uang tunai dan atau saham tambahan. Hal ini bergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan.

200 lot saham berarti 20.000 lembar saham. Dividen yang dibagikan misalnya Rp 170 per lembar saham. Maka, dividen yang bisa kamu dapatkan adalah Rp. 3.400.000. Wah, nominal yang lumayan ya!

Sekarang, berapa sih harga per lembar saham bank BRI (BBRI)? Harga saham emiten akan sangat fluktuatif. Namun berdasarkan data terakhir, harga saham BBRI per lembarnya adalah Rp. 4,090

200 lot saham= 20.000 lembar saham

20.000 x 4.090 = Rp. 81.800.000

Dengan berinvestasi 80 jutaan kamu bisa mendapatk dividen Rp 3,4 juta setiap tahunnya. Belum lagi return yang bisa kamu peroleh dari capital gain. Capital gain adalah kenaikan harga saham atau selisih harga beli dan harga jualnya.

Misalnya saat membeli saham BBRI, kamu membelinya di harga Rp 4.090 per lembar. Kemudian harga saham naik menjadi 4.360 per lembarnya. Maka perhitungannya adalah,

20.000 lembar x 4.360 = Rp 87.200.000

Tadi saat kamu membeli kamu merogoh kocek Rp 81.800.000

Rp 87.200.000 – Rp 81.800.000 = Rp. 5.400.000

Selisih di atas merupakan capital gain. Sebaliknya, jika harga saham yang kamu beli malah turun, artinya harga jualnya lebih rendah dari harga beli, ini dinamakan capital loss. Oleh karena itu, penting kiranya bagi siapapun yang ingin terjun ke investasi saham untuk mengetahui berbagai risiko termasuk risiko capital loss.

 

Check Also

 5 Tips Memulai Bisnis Fashion Agar Lebih Cepat Dikenal

Ada banyak peluang bisnis yang bisa kamu geluti untuk bisa mendapatkan income tambahan yang nominalnya …

Leave a Reply