Mengenal 4 Tokoh Perempuan Sunda yang Berjasa di Bidang Pendidikan

Mengenal 4 Tokoh Perempuan Sunda yang Berjasa di Bidang Pendidikan

Tokoh Perempuan Sunda – Di Sunda ada banyak tokoh perempuan yang juga berperan penting dalam dunia pendidikan. Tokoh perempuan zaman dulu banyak yang juga menjadi anggota di parlemen Kota Bandung dan memperkenalkan pendidikan kepada masyarakat secara door to door.

Mengenal 4 Tokoh Perempuan Sunda yang Berjasa di Bidang Pendidikan

Dari perjuangan para tokoh tersebut, masyarakat Jawa Barat mulai melek dengan pentingnya pendidikan. Di artikel ini kita akan mengenal 4 tokoh perempuan Sunda yang berjasa di bidang pendidikan, antara lain:

  1. Raden Siti Jenab

Raden Siti Jaenab lahir tahun 1890 dan merupakan tokoh pergerakan perempuan yang giat memperkenalkan sistem pendidikan di Kota Cianjur. Raden Siti Jenab memperkenalkan pendidikan secara door to door kepada masyarakat. Perempuan ini lahir di Cianjur dan mengenyam pendidikan di Raden Dewi Sartika, Bandung, Jawa Barat.

Beberapa pelajaran yang diajarkan antara lain Bahasa Sunda, Belanda, Melayu, Berhitung, pendidikan Budi Pekerti hingga pelajaran membatik dan merenda. Raden Siti Jenab menjadi salah satu tokoh pahlawan nasional bidang pendidikan.

  1. Raden Dewi Sartika

Raden Dewi Sartika lahir di Cicalengka, Bandung, Jawa Barat pada tahun 1884. Dewi Sartika merupakan putri dari salah satu Patih di Bandung. Sejak kecil Dewi Sartika kerap bermain peran menjadi seorang pendidik, hingga pada tahun 1904, beliau mendirikan Sekolah Istri yang dikhususkan untuk perempuan di Kota Bandung.

Sekolah Istri mendapatkan banyak antusiasme dari masyarakat dan menerima banyak murid. Tahun 1913, Dewi Sartika juga menginisiasi berdirinya organisasi kautamaan istri di Tasikmalaya. Organisasi tersebut menaungi sekolah-sekolah yang didirikan Raden Dewi Sartika.

  1. Raden Ayu Lasminingrat

Berikutnya, ada Raden Ayu Lasminingrat, seorang tokoh pergerakan kaum perempuan yang berasal dari Garut, Jawa Barat. Raden Ayu Lasminingrat merupakan putri sulung Raden Haji Muhamad Musa dengan Raden Ayu Ria yang merupakan penghulu terkenal di Sunda.

Raden Ayu Lasminingrat berjasa dalam memperkenalkan pendidikan gaya barat di tanah Sunda yang disesuaikan dengan budaya dan adat istiadat Sunda. Dengan inovasi tersebut, masyarakat Sunda bisa mengenal pendidikan barat dan menjadi pribadi yang lebih pribadi dan bermartabat. RA Lasminingrat fasih berbahasa Belanda.

  1. Nyi Raden Rachmatulhadiah Poeradiredja

Tokoh pendidikan Jawa Barat berikutnya yang juga sangat berjasa dalam bidang pendidikan di Jawa Barat adalah Nyi Raden Rachmatulhadiah Poeradiredja. Beliau merupakan tokoh pejuang perempuan yang lahir di Bandung pada tahun 1880. Emma merupakan salah satu anggota Jong Java yang didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo. Organisasi tersebut merupakan perkumpulan pemuda yang aktif dalam memperjuangkan persatuan dari para pelajar pribumi.

Emma bersama rekannya, Artini Djojopuspito, Sumardjo, Ayati, Emma Sumanegara, Suhara, Kasiah, Kartimi, dan Rusiah, mendirikan Dameskring pada tahun 1927. Organisasi tersebut berfokus pada penguatan nilai dan cita-cita bangsa, dan mendirikan organisasi wanita.

Check Also

Berbagai Kelebihan Gopay Plus dan Cara Daftarnya

Saat ini e-wallet atau dompet digital banyak digunakan masyarakat untuk memudahkan proses pemabayaran dan bermacam …

Leave a Reply